This is the light edition of the RNW website. Click here for the full version.
24 June, 2012 - 08:00

Berharap Tali Silaturahmi Tidak Putus

Sulartri  data/files/lartri.jpg

Akhirnya, sesudah 65 tahun setia menemani pendengar dan pembaca, Radio Nederland Siaran Indonesia dengan berat hati mohon diri. Kali ini untuk waktu tak terbatas. Menandai berakhirnya era Ranesi, kami siapkan berbagai artikel khusus tentang Ranesi, mitra, dan tentu saja pendengar.

Sulartri salah seorang pendengar setia Ranesi di Yogyakarta yang sudah sejak tahun 1995 aktif mendengarkan siaran Ranesi. “Itu dimulai dari kakak saya yang suka mendengarkan radio luar negeri.”
Menambah wawasan
Di zaman itu, cerita perempuan 52 tahun tadi, peristiwa-peristiwa dalam negeri susah diakses. Untungnya Sulartri yang juga dipanggil Lartri ini, bisa mendapatkan informasi bagaimana keadaan dalam negeri melalui radio luar negeri, antara lain dari Ranesi.
“Kemudian yang kedua juga menambah wawasan bagaimana keadaan di luar negeri, terutama di Barat.”
Acara-acara radio yang paling disukai antara lain Warta Berita, khususnya berita internasional. “Kemudian juga MM (Masyarakat Multikultural, Red.), yang dulu diasuh Bari Muchtar, lalu yang terakhir diasuh bersama-sama Kedai Tabu.” Namun acara paling favorit adalah Dialog Mondial (asuhan Alfons Lasedu, Red.).
Lartri sangat kecewa dengan keputusan menghapus siaran Ranesi. “Tapi karena itu sudah jadi kebijakan negara Belanda, ya, apa boleh buat. Tapi asal masih bisa mengakses lewat web, itu, ya saya kira terobati lah, walaupun tidak sama kalau mendengarkan langsung.”
Sayangnya situs web Ranesi pun tidak aktif lagi setelah 29 Juni 2012. Namun demikian, Lartri berharap tali silaturahmi dengan awak Ranesi tidak putus setelah siaran terakhir Ranesi tanggal 29 Juni itu.
Diundang ke Belanda
Pada Mei 2007, setahun setelah Piala Dunia Sepak Bola 2006 di Jerman, perempuan Yogya ini diundang mengunjungi Radio Nederland Wereldomroep (RNW) di Hilversum, Belanda. “Waktu itu Piala Dunia dan Ranesi mengadakan sayembara. Kebetulan jawaban yang saya kirimkan dianggap betul dan saya terpilih untuk bisa berkunjung ke Belanda.”
Lartri senang sekali bisa bertemu seluruh kru Ranesi. “Saya juga sempat ikut siaran dan selain itu juga jalan-jalan.” Lartri berharap masih ada tali silaturahmi. “Walaupun mungkin awak Ranesi sudah ke sana ke mari, atau mungkin kembali ke Indonesia lagi.”